• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 12 Mei 2026
Panji Rakyat
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Panji Rakyat
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
ADVERTISEMENT
Home Dunia

Pemerintah Dimintai Kejelasan Tentang Tindakan Dubes Swedia, Soal Kasus Bakar Al-Quran

Penulis Saepul
23 Januari 2023
A A
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

JAKARTA, PANJI RAKYAT: Atas kasus pembakaran Al-Quran yang terjadi beberapa lalu di Stocholm, pemerintah Indonesia dimintai konfirmasi pada Duta Besar Swedia (Dubes) dari bentuk tindakan yang dilakulannya.

BACAJUGA

Teroris Bom Bali Hambali Tak Bisa Masuk Indonesia, Yusril Beberkan Alasannya

TNI Siap Turun Lakukan Misi Kemanusiaan di Myanmar

BACA JUGA: Aksi Bakar Al-Quran di Swedia Jauh Dari Adab

Ketua Umum Partai Masyumi Reborn, Ahmad Yani mengatakan, Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam di penjuru dunia, harus dihargai, bukan untuk dihina, apalagi dibakar.

“Kalau dia (Dubes Swedia) tidak bisa jawab, pulangkan. Ini bukan hanya menyinggung orang Indonesia, tapi sudah menyinggung umat Islam seluruh dunia,” tegas Yani, dilansir dari Rmol, Senin (23/1).

ADVERTISEMENT

Hingga waktu ini, pemerintah Indonesia telah sikap resmi mengenai pembakaran Al Quran oleh politisi sayap kanan Denmark-Swedia, Rasmus Paludan.

Namun, bagi Yani, pernyataan resmi  mengecam kasus pembakaran Al -Quran tersebut, dirasa menurutnya belum cukup.

Tindakan konkret pemerintah harus dilakukan dan tidak sebatas mengecam, mengecam itu kan tindakan yang bisa dilakukan oleh masyarakat, ormas,” tutupnya.

BACA JUGA: Penduduk Miskin di Jateng Masih Tinggi, Apa Ganjar Layak Jadi Capres 2024?

 

 

Tag: Al-QuranDubes Swediapemerintah

Artikel Terkait

pmi malaysia
Dunia

Bagaimana Nasib PMI Lain yang Jadi Korban Brutal Aparat Malaysia?

1 Februari 2025
Dunia

Balonya Ditembak AS, Buat China Marah

5 Februari 2023
Serangan Israel ke Iran
Dunia

Pasca Serangan Israel ke Iran, KBRI Tehran Belum Evakuasi WNI

28 Oktober 2024
Pilpres 2024
Opini

Anies Baswedan Disudutkan, Fahri Hamzah Mendukung Siapa?

12 Februari 2023
Opini

Kebakaran Depo Pertamina Menyebabkan korba Jiwa, Syahganda: Pentingnya Erick Fokus di BUMN

4 Maret 2023
Opini

Kaesang Diam-diam Tertarik Masuk Politik, Siapa Pemantiknya?

27 Januari 2023
Artikel Selanjutnya

Mengecam Pembakaran Al-Quran, Pemuda ini Lakukan dengan Cara Cinta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terpopuler

  • hp motorola

    Sebelum Ber-KTP China, HP Bukan Prodak Pertama Motorola!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Dampak Buruk Kebanyakan Makan Keju, Ngeri Juga!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ibu Mahfud MD Meninggal Dunia, Pesan Haru Tercurahkan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tujuan Paus Fransiskus Datang ke Indonesia

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Truk Rem Blong Picu Kecelakan Tol Ciawi Bogor, 8 Orang Meninggal 11 Terluka

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

17 November 2025
Lelang IKN

Otorita IKN Buka Lelang Hunian ASN

17 November 2025
prabowo raja yordania

Ketika Prabowo Ditabur Pujian oleh Raja Yordania

15 November 2025
cita cita gus dur

PKB Sebut Cita-cita Besar Gus Dur Belum Terwujud untuk Bangsa

13 November 2025

Panji Rakyat merupakan portal berita yang hadir sebagai media online dan menjadi sumber referensi informasi terpercaya yang aktual dan berimbang.

Part of:

Informasi Lainnya

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Kontak

  • kontak@panjirakyat.com
© 2022 Panji Rakyat
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle

© 2022 Panji Rakyat