JAKARTA, PANJIRAKYAT: Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo kembali melontarkan kritik pedasnya kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), khususnya terkait produk mobil SMK.
Sebab, ia mengklaim, dirinya memiliki andil untuk mengantarkan Jokowi ke panggung nasional melalui momentum SMK. Akan tetapi, janji itu tak kunjung menjadi kenyataan.
“Keterlibatan saya dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) secara nasional sejak awal tahun 2000-an, khususnya dalam bidang TI,” ungkap Roy Suryo dalam tayangan Youtube Forum Keadilan TV, Selasa (15/07/2025).
Ia menuturkan, saat menggarap mobil prototipe mobil nasional melibatkan lima SMK sebagai proyek percontohan, dengan SMK 2 Solo menjadi yang paling menonjol berkat kerja sama dengan Haji Sukiat dari Kiat Motor.
Andil utama Roy Suryo, saat ia menyusun pidato untuk Jokowi saat peluncuran mobil karya sekolah tersebut.
Ia mengakui, narasi itu untuk menghubungkan sejarah otomotif Solo dengan mobil pertama di Indonesia, menciptakan aura kebanggaan nasional.
“Saya membuat narasi pidato untuk peluncuran mobil SMK yang dibacakan oleh Jokowi,” jelasnya.
Ia menambahkan, terlebih dirinyalah yang menyopiri mobil SMK dari Solo ke Jakarta bersama FX Rudi, bukan Jokowi, sebuah detail yang menurutnya penting untuk diketahui publik.
“Roy Suryo mengklarifikasi bahwa dirinyalah yang menyopiri mobil SMK dari Solo ke Jakarta bersama FX Rudi, bukan Jokowi,” tegasnya.
Namun, ia menyesali itu semua, lantaran proyek mobil SMK yang seharusnya menjadi ajang pendidikan, justru menjadi alat politik.
“Roy Suryo menilai bahwa SMK hanya dijadikan tunggangan oleh Jokowi untuk menaikkan popularitasnya dari Solo ke tingkat nasional,” ungkapnya.
(Saepul)