• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 12 Desember 2025
Panji Rakyat
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Panji Rakyat
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
ADVERTISEMENT
Home Politik

Soeharto Dinobatkan Jadi Pahlawan Nasional, PDIP Nilai Pemerintah Abai dengan Aspirasi!

Penulis Saepul
11 November 2025
A A
soeharto pahlawan nasional (3)

(Instagram/cendana.archives)

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

JAKARTA, PANJIRAKYAT: Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira, mengkritisi penobatan Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto,  yang dinilai tidak pantas memperoleh gelar Pahlawan Nasional mengingat rekam jejak kepemimpinannya yang dinilai penuh pelanggaran dan kontroversi.

BACAJUGA

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

Ketika Prabowo Ditabur Pujian oleh Raja Yordania

Menurutnya,  pemerintah tak bijak dalam mengambil keputusan itu, meskipun berbagai pihak telah menyampaikan penolakan dan kritik terhadap rencana penganugerahan itu.

Andreas juga menyebut, sikap pemerintah yang tetap memberikan gelar kepada pemimpin era Orde Baru tersebut memperlihatkan bahwa aspirasi masyarakat seolah diabaikan.

“Padahal tidak sedikit rakyat Indonesia menolak pemberian gelar pahlawan nasional bagi Soeharto. Tapi pemerintah seperti tulis dan mengabaikan,”
ujar Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI itu dalam keterangannya, Selasa (11/11/2025).

ADVERTISEMENT

Andreas menegaskan bahwa dalam menentukan tokoh penerima gelar Pahlawan Nasional, pemerintah seharusnya melibatkan masyarakat sipil, akademisi, dan sejarawan agar keputusan tersebut memiliki legitimasi sosial yang kuat dan diterima oleh publik luas.

“Setiap nama yang diangkat harus melalui verifikasi dokumenter, telaah akademik, serta uji publik agar penghargaan ini benar-benar mencerminkan kehendak kolektif bangsa,”
ucapnya.

Ia menambahkan, bila tahapan verifikasi dan uji publik diabaikan, keputusan ini akan terlihat elitis dan simbolik semata.

“Jangan sampai pemberian gelar pahlawan nasional hanya demi kepentingan politik atau kelompok tertentu karena akan mencederai rasa keadilan bagi rakyat,”
lanjut Andreas.

Lebih jauh, ia menilai bahwa sosok pahlawan nasional di masa kini seharusnya merepresentasikan semangat perlawanan terhadap persoalan bangsa, seperti kemiskinan, korupsi, dan ketimpangan sosial.

“Jadi pahlawan nasional bukan hanya soal masa perjuangan kemerdekaan, tapi juga simbol moral bangsa,”
tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto dalam upacara di Istana Negara, Senin (10/11/2025).
Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Selain Soeharto, sembilan tokoh lain juga dianugerahi gelar yang sama, yaitu Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sarwo Edhie Wibowo, Marsinah, Mochtar Kusumaatmadja, Rahmah El Yunusiyyah, Muhammad Kholil, Muhammad Salahuddin, Tuan Rondahaim Saragih, dan Zainal Abidin Syah.

Namun keputusan ini justru menimbulkan gelombang kritik dari berbagai kalangan, termasuk organisasi masyarakat sipil dan lembaga internasional.

(Saepul)

Tag: Pahlawan NasionalPDIPSoeharto

Artikel Terkait

Ridwan Kamil curhat
Politik

Ridwan Kamil Pamerkan Aplikasi Curhat, Netizen: Solusi yang Tak Menyentuh Akar Masalah

7 November 2024
ketum ppp
Politik

Saling Balas-balasan 2 Kubu , Pemenang Caketum PPP Siapa?

30 September 2025
Opini

Gerindra Respon Pemanggilan Gibran oleh PDIP, Padahal Pertemuan Biasa

23 Mei 2023
Politik

Pakar: Politik Uang di Indonesia Sangatlah Tinggi

4 Januari 2023
Hukum

Bekas Koruptor Boleh Nyalon Lagi, Bakal Meyakinkan Bagi Publik?

27 Januari 2023
rapat ruu tni
Politik

DPR Gelar Rapat RUU TNI di Hotel Mewah, TB Hasanuddin Tak Bisa Jawab

15 Maret 2025
Artikel Selanjutnya
cita cita gus dur

PKB Sebut Cita-cita Besar Gus Dur Belum Terwujud untuk Bangsa

Artikel Terpopuler

  • Lelang KPK

    Ikutan Lelang KPK, Bagaimana Menurut Dalil Islam?

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Perbedaan Seragam Loreng Komcad dan TNI, Serupa Tapi Tak Sama!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Beragam Mitos Burung Tekukur, Kebaikan hingga Mistis!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Jangan Lupa, Ini Daftar Jenis Pajak Kendaraan Harus Dibayar 2025!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 6 Orang Terkaya Sumatera Utara, Terakhir Berjuluk ‘Raja’

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

17 November 2025
Lelang IKN

Otorita IKN Buka Lelang Hunian ASN

17 November 2025
prabowo raja yordania

Ketika Prabowo Ditabur Pujian oleh Raja Yordania

15 November 2025
cita cita gus dur

PKB Sebut Cita-cita Besar Gus Dur Belum Terwujud untuk Bangsa

13 November 2025

Panji Rakyat merupakan portal berita yang hadir sebagai media online dan menjadi sumber referensi informasi terpercaya yang aktual dan berimbang.

Part of:

Informasi Lainnya

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Kontak

  • kontak@panjirakyat.com
© 2022 Panji Rakyat
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle

© 2022 Panji Rakyat