• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 13 Maret 2026
Panji Rakyat
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Panji Rakyat
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
ADVERTISEMENT
Home Politik

Lagi, Puan Duduki Ketua DPR, Pengamat: Harus Bersikap Kritis

Penulis Saepul
3 Oktober 2024
A A
puan dpr

(Dok.Antara)

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

JAKARTA, PANJIRAKYAT: Puan Maharani, Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurijal, Adies Kadir, dan Saan Mustopa terpilih menjadi pimpinan DPR RI periode 2024 – 2029. Puan kembali menjabat sebagai ketua dewan periode baru

BACAJUGA

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

Ketika Prabowo Ditabur Pujian oleh Raja Yordania

Kelima pimpinan dewan merupakan para politisi senior yang mewakili partai politik masing-masing. Partai politik yang menguasai pimpinan DPR masih dipegang oleh PDI Perjuangan (PDIP), Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Nasdem, dan PKB.

Analis Komunikasi Politik yang juga Direktur Era Politik (Erapol) Indonesia, Khafidlul Ulum mengatakan, Puan dan Dasco bukan wajah baru di kursi pimpinan.

Meski sebelumnya terdapat wacana bahwa Dasco akan menjadi ketua DPR, tapi kenyataannya Puan tetap menjadi ketua dan Dasco sebagai wakil ketua.

ADVERTISEMENT

Pasalnya, belum ada tentang UU MD3 yang menjadi celah untuk mengubah aturan pemilihan pimpinan dewan.

“Ada beberapa catatan untuk Puan yang kembali menjadi orang nomor satu di parlemen. Pertama, Puan dan PDIP harus bersikap kritis terhadap pemerintah Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka. PDIP bisa bersikap kritis, jika partai banteng berada di luar pemerintah atau lebih dikenal dengan istilah oposisi,” kata Khafidlul Ulum, Rabu (2/10/2024).

Khafidlul Ulum menyebut, meski dalam sistem presidensial tidak dikenal istilah oposisi, pendirian oposisi harus dijalankan sebagai sikap.

Sebagai eksternal di pemerintahan, maka Puan dan PDIP akan bisa melakulan checks and balances. DPR bisa melakukan kontrol dan penyeimbang bagi pemerintah. Eksekutif tidak terlalu dominan, karena ada pembagian kekuasaan.

“Saat ini, PDIP menjadi harapan bagi masyarakat untuk menyuarakan kritik kepada pemerintahan ke depan, karena hampir semua partai bergabung dengan pemerintahan Prabowo. Mungkin PKS juga bisa jadi oposisi, tapi sampai saat ini PKS lebih cenderung bergabung dengan pemerintah,” bebernya.

Kedua, Puan harus lebih berani dan gesit dalam memimpin DPR. Jangan lagi ada kesan bahwa secara de jure Puan memang sebagai ketua DPR, tapi secara de facto ada pimpinan lain yang lebih berkuasa. Dia lebih dominan dari Puan dalam memimpin parlemen.

Maka, Puan harus berani melawan dominasi sosok yang sangat berkuasa di Senayan itu. Selain itu, Puan juga harus lebih gesit dalam melakukan manuver dan lobi-lobi politik di internal DPR, khususnya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat luas.

Ketiga, Puan harus lebih luwes dalam berkomunikasi. Caranya, Puan perlu memahami karakter dan keinginan publik, kemudian menyesuaikan diri dengan kondisi komunikan atau masyarakat. Luwes berarti tidak ada sekat dalam berkomunikasi.

“Jika catatan itu dijalankan Puan dan PDIP, maka masyarakat masih bisa menaruh harapan terhadap DPR RI. Namun, kalau hal tersebut tidak dilakukan, maka harapan terhadap DPR akan sirna. Sebab, DPR akan mengikuti apa yang diinginkan pemerintah,” tambahnya.

Apa pun undang-undang atau kebijakan strategis yang diambil pemerintah, akan disetujui dan didukung DPR.

 

(Saepul)

Tag: DPR RIoposisiPuanpuan maharani

Artikel Terkait

anies pks
Politik

Cabut Dukungan dari Anies, PKS Mantap Dukung Ridwan-Suswono

20 Agustus 2024
hasto kpk (2)
Politik

Hasto Sebut KPK Gunakan Cara 5M Tangani Kasusnya!

21 Maret 2025
tokoh gelar pahlawan (2)
Politik

10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Soeharto Hingga Marsinah

10 November 2025
anies kabinet merah putih
Politik

Anies Sindir Kabinet Merah Putih Beraspek pada Relasi Politik, Gerindra Menjawab!

11 Oktober 2025
OCCRP jokowi
Dunia

Jokowi Finalis Tokoh Terkorup 2024, OCCRP: Di luar kendali kami!

5 Januari 2025
Gibran mundur
Politik

Surat Desakan Gibran Mundur dari Purnawirawan TNI, Diterima DPR!

4 Juni 2025
Artikel Selanjutnya
BBM Pertamina Turun harga (2)

Daftar BBM Turun Harga se-Indonesia, Cek Sekarang

Artikel Terpopuler

  • motor mio sporty

    Perbedaan Motor Mio Sporty dan Smile, Harga Pasar Melonjak?

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Biasa Hapus Makeup dengan Tisu Basah, Bahaya? Ini Penjelasannya!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Konsep MBG Prasmanan di Sekolah Majalengka, Netizen: Porsi Mukbang!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • PPN 12 Persen Berlaku, Harga Mobil Toyota Naik? Ini Pantauan Terkini

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tombol ISS Gimmick Awet BBM? Pemilik Motor Honda Harus Tahu!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

17 November 2025
Lelang IKN

Otorita IKN Buka Lelang Hunian ASN

17 November 2025
prabowo raja yordania

Ketika Prabowo Ditabur Pujian oleh Raja Yordania

15 November 2025
cita cita gus dur

PKB Sebut Cita-cita Besar Gus Dur Belum Terwujud untuk Bangsa

13 November 2025

Panji Rakyat merupakan portal berita yang hadir sebagai media online dan menjadi sumber referensi informasi terpercaya yang aktual dan berimbang.

Part of:

Informasi Lainnya

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Kontak

  • kontak@panjirakyat.com
© 2022 Panji Rakyat
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle

© 2022 Panji Rakyat