• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 15 April 2026
Panji Rakyat
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Panji Rakyat
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Pentas ‘Wawancara dengan Mulyono’ di Kampus ISBI Dilarang, Sutradara: Ironi!

Penulis Saepul
17 Februari 2025
A A
Wawancara dengan Mulyono
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

BANDUNG, PANJIRAKYAT: Pihak Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung memberi keterangan, menyoal perihal pelarangan pertunjukan teater monolog bertajuk, “Wawancara dengan Mulyono” di lingkungan kampusnya.

BACAJUGA

Otorita IKN Buka Lelang Hunian ASN

Kasus Dugaan Mark-Up Whoosh Masuk Penyelidikan KPK, Luhut Berpeluang Dipanggil?

Kegiatan tersebut, diinisiasi oleh Teater Payung Hitam, dengan sutradara Rachman Sabur. Rencananya, monolog ini akan digelar dua hari, pada Sabtu dan Minggu (15-16/02/2025).

Monolog berdurasi 35 menit tersebut, akan menampilkan dialog verbal dan bahasa tubuh, dengan peran melibatkan Rachman Sabur sebagai jurnalis amatir, dan Tony Broer sebagai Mulyono.

Namun, Wawancara dengan Mulyono harus pupus, atas kebijakan kampus yang melarang monolog itu digelar di kampus ISBI.

ADVERTISEMENT

“Kami tidak akan mentoleransi adanya kegiatan yang berpotensi menimbulkan perpecahan berbasis SARA dan Politik, baik yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, pegawai administrasi maupun purnabakti,” demikian pernyataan resmi IsbI Bandung melalui press rilis resminya melalui akun Instagram @isbi.bandung_official, dikutip Minggu (16/2/2025).

Mengenai izin pementasan, sejak awal pihak ISBI sudah menolak secara lisan melalui Ketua Juruan Teater, Fathul A. Husein.

“Ketika Pak Rahman Sabur meminta izin secara lisan pada Ketua Jurusan untuk kegiatan pertunjukan tersebut, Pak Fathul menolak dan Pak Rahman merespon dengan nada tidak puas,” demikian penyataan ISBI Bandung.

Namun pihak Teater Payung Hitam tetap melanjutkan proses produksi, dari latihan sampai promosi pementasan melalui berbagai platform media sosial.

Akses Pementasan Wawancara dengan Mulyono Ditutup ISBI

Pada akhirnya, pihak kampus terpaksa menutup akses ke studio agar pementasan itu tidak digelar. Penggembokan studio teater dilakukan karena sampai hari terakhir, tanggal 14 Januari 2025, latihan tetap dilakukan.

“Sejak awal mediasi pun sudah tidak diizinkan,” tulis pihak ISBI Bandung.

Menanggapi pelarangan pentas Wawancara dengan Mulyono itu, Rachman Sabur mengungkapkan kekecewaannya.

Awalnya Teater Payung Hitam dengan segala kesiapannya akan mementaskan monolog sekaligus peluncuran buku berisi 10 naskah monolog teater tentang kritik sosial politik yang ditulis sejak 1986 hingga 2024 itu pada jadwal yang telah ditentukan.

Adapun, Mulyono adalah sebuah nama yang merujuk pada mantan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi, sebagaimana publik Tanah Air sudah mengetahuinya.

Rachman Sabur mengatakan, pelarangan pihak kampus benar-benar di luar dugaannya, dan membuat semua persiapan yang telah dimatangkan itu berantakan.

Ia mengaku tak ada peringatan tertulis dari pihak kampus ISBI terkait pelarangan itu. Beberapa hari sebelum pementasan, baliho pementasan yang dipasang di lingkungan kampus itu tiba-tiba raib.

Tim produksi pun memasang lagi balio itu, tetapi kemudian dicabut lagi. Kala itu tidak ada pengakuan dari pihak kampus, siapa yang mencabut baliho.

Kemudian pada hari Sabtu 15 Februari, jadwal pertama pementasan, pintu studio gedung pementasan diketahui sudah dalam kondisi digembok.

“Penggembokan ketahuan jam 10 pagi (Sabtu, 15/2). Situasi jadi chaos, anehnya tak ada klarifikasi dari pihak kampus,” ungkap Rachman Sabur melansir Teropong Media.

Dibalut dengan kekecewaan, Rachman beserta tim poduksi akhirnya berinisiatif menggelar pertunjukan sederhana disertai penyampaian klarifikasi kepada para calon penonton yang sudah berdatangan, di lobi studio.

“Ya, kita gelar perform biasa sebagai bentuk pelampiasan hal yang tidak kita inginkan,” ujar Rachman.

Perform teatrikal ditampilkan oleh seniman pantomim Dede Dablo, menunjukkan buku berjudul Teks-Teks Monolog Rachman Sabur.

Tak Mungkin Digelar 

Rachman menceritakan, melihat penolakan dari pihak penguasa kampus itu, pementasan Wawancara dengan Mulyono di kampus ISBI Bandung sudah tidak mungkin dilakukan.

“Bagi saya ini sangat ironi, ISBI itu rumah saya. Saya mengabdi pada lembaga ini, tapi itulah kenyataan pahit yang saya dapat,” kata seniman kelahiran Kota Bandung, 12 September 1957 ini.

Dengan begitu, Rachman Sabur yang pernah menjadi dosen prodi teater di kampus ISBI Bandung itu berencana menggelar Wawancara dengan Mulyono di tempat lain.

 

 

(Saepul)

Tag: ISBImulyonoteater Wawancara dengan MulyonoWawancara dengan Mulyono

Artikel Terkait

praperdilan firli bahuri
Nasional

Firli Bahuri Kembali Ajukan Praperadilan, Polda Metro Optimis Ditolak!

15 Maret 2025
gus miftah (2)
Nasional

Sederet Kontroversi Gus Miftah, Tak Hanya Hina Tukang ES Teh!

7 Desember 2024
Job Fair Bekasi
Nasional

Job Fair di Bekasi Membludak, Pelamar Frustasi!

30 Mei 2025
tni al disengat ikan pari pagar laut
Nasional

TNI AL Disengat Ikan Pari saat Bongkar Pagar Laut, Hingga Dibawa ke Rumah Sakit

13 Februari 2025
bocah tangerang
Nasional

Sadis, Anak 9 Tahun di Tangerang Dipaksa Tenggak Miras hingga Disetrum

20 November 2024
jokowi ruu kai
Nasional

Isu Perombakan Jokowi, ini Kata Orang Istana

1 Agustus 2024
Artikel Selanjutnya
LARANGAN BIKINI

Cegah Huru-Hara, Wisata Portugal Larang dan Denda Pakaian Bikini!

Artikel Terpopuler

  • judol-komdigi-megawati

    1 Tersangka Kasus Judol Lingkaran Oknum Komdigi Disebut Ponakan Megawati!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Gegara Boneka Beruang, Siluet Telanjang Choi Hyun Wook Terungkap

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Panduan Lengkap Pajak 5 Tahunan Kendaraan: Biaya, Aturan, dan Sanksi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Lirik dan Makna Mendalam Lagu Majelis Lidah Berduri – Selat, Malaka

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Jangan Lupa, Ini Daftar Jenis Pajak Kendaraan Harus Dibayar 2025!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

17 November 2025
Lelang IKN

Otorita IKN Buka Lelang Hunian ASN

17 November 2025
prabowo raja yordania

Ketika Prabowo Ditabur Pujian oleh Raja Yordania

15 November 2025
cita cita gus dur

PKB Sebut Cita-cita Besar Gus Dur Belum Terwujud untuk Bangsa

13 November 2025

Panji Rakyat merupakan portal berita yang hadir sebagai media online dan menjadi sumber referensi informasi terpercaya yang aktual dan berimbang.

Part of:

Informasi Lainnya

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Kontak

  • kontak@panjirakyat.com
© 2022 Panji Rakyat
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle

© 2022 Panji Rakyat