• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 5 September 2026
Panji Rakyat
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Panji Rakyat
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Nelayan Ditawari Pasang Pagar Batas Laut Tangerang Rp125 ribu, Siapa yang Nyuruh?

Penulis Saepul
11 Januari 2025
A A
Pagar laut Tangerang

(RRI)

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

JAKARTA, PANJIRAKYAT: Pagar batas laut yang ada di laut wilayah Tangerang, bukanlah pemasangan swadaya, melainkan diberi upah bagi yang bersedia menggarap.

BACAJUGA

Otorita IKN Buka Lelang Hunian ASN

Kasus Dugaan Mark-Up Whoosh Masuk Penyelidikan KPK, Luhut Berpeluang Dipanggil?

Salah satu nelayan bernama Heru, mengaku pernah ditawari oleh RT sekitar Pulau Cangkir, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

“Ada upahnya, saya pernah ditawari RT setempat. Standar di Pantura sehari Rp125 ribu, tapi tergantung jam juga, kalau jam malam beda,” ungkap Heru, melansir RRI, Sabtu (11/01/2024).

Heru mendapatkan tawaran untuk memasang cucuk bambu. Namun, ia bersama warga lain sempat menanyakan perihal tujuan pemasangan pagar laut. Ia melanjutkan, setelah dijawab, diklaim untuk proyek strategis nasional (PSN) PIK2.

ADVERTISEMENT

“Ada yang bilang pengurugan, ada yang bilang bikin jembatan layang. Kalau menurut saya buat pengurugan, karena ada sekat yang polanya seperti tambak,” kata Heru.

Menurut Heru, pemasangan pagar laut itu telah berjalan tiga bulan. Pagar tersebut, merupakan bambu, datang diangkut menggunakan 4-5 mobil truk.

“Yang masang setiap hari 10 orang, bambu diangkut dengan tiga kapal ke tengah laut tiap hari begitu yang saya tahu. Tapi yang memasang dari kecamatan beda-beda,” kata dia.

Adapun pagar laut itu memiliki kedalaman enam meter drngan lebar 1,5 meter. Di bawah pagar laut tidak hanya bambu ditancapkan begitu saja melainkan ada material lain, seperti karung isi pasir dan paranet (jaring dari plastik atau kawat)

Heru menjelaskan warga Pulau Cangkir menolak adanya pemagaran laut tersebut. Pasalnya, di Kecamatan Keronjo ini terdapat situs sejarah religi yang biasanya ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah.

“Kalau warga Pulau Cangkir jelas menolak, karena ada situs sejarah, ada makam Waliyudin. Kalau dipagar situs sejarahnya punah ke depan, kami masyarakat Pulau Cangkir secara tidak langsung menolak adanya pemagaran pantai,” ujarnya.

Namun, ia dan warga Pulau Cangkir tidak berani melarang saat nelayan lain memasang pagar laut tersebut. Pasalnya, aparat daerah setempat menyebut merupakan proyek negara.

“Warga enggak melarang, karena ada dalih PSN PIK2 jadi takut semua. Itu punya negara, punya PSN PIK2 katanya,” ujar Heru.

 

 

 

(Saepul)

Tag: Kapal penyedot pasir lautLaut Hitampagar lautpagar laut tangerang

Artikel Terkait

indonesia dijajah belanda
Nasional

Mitos atau Fakta, Indonesia Dijajah Belanda Selama 350 Tahun?

19 Agustus 2024
gunung lewatobi meletus (2)
Nasional

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Hari ini, Memakan Korban Jiwa

4 November 2024
Nasional

Tiga Wamendagri di Tubuh Kementerian, Akankah Kerja Kemendagri Efektif?

9 Oktober 2025
teror tempo
Nasional

Teror Beruntun Tempo, LPSK Tekankan Perlindungan Jurnalis!

23 Maret 2025
Janji Thomas Umbu, IKN Tak Menghijau Selama 2 Tahun Siap Tinggalkan Jabatan!
Nasional

Janji Thomas Umbu, IKN Tak Menghijau Selama 2 Tahun Siap Tinggalkan Jabatan!

10 Agustus 2024
OCCRP jokowi
Nasional

Didukung Oligarki, Jokowi Masih Sangat Kuat Pengaruhi Politik Indonesia

27 November 2024
Artikel Selanjutnya
patwal taksi blue bird

Tunjuk-tunjuk Taksi Blue Bird, Patwal Mobil RI 36 Berujung Sanksi!

Artikel Terpopuler

  • skincare bpom

    Daftar Lengkap Skincare Berizin BPOM dan MUI, yang Aman-aman Aja!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 5 Cara Memanggil Hantu, Bagi yang Punya Nyali!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 9 HP Samsung Support Galaxy AI, Ada Milik Anda?

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kisruh Suku Madura dan Papua di Yogyakarta Berujung Seruan Carok!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Bukan Gegara Air Hujan, Fakta 5 Penyebab Flu dan Batuk saat Musim Hujan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

17 November 2025
Lelang IKN

Otorita IKN Buka Lelang Hunian ASN

17 November 2025
prabowo raja yordania

Ketika Prabowo Ditabur Pujian oleh Raja Yordania

15 November 2025
cita cita gus dur

PKB Sebut Cita-cita Besar Gus Dur Belum Terwujud untuk Bangsa

13 November 2025

Panji Rakyat merupakan portal berita yang hadir sebagai media online dan menjadi sumber referensi informasi terpercaya yang aktual dan berimbang.

Part of:

Informasi Lainnya

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Kontak

  • kontak@panjirakyat.com
© 2022 Panji Rakyat
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle

© 2022 Panji Rakyat