• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 10 Mei 2026
Panji Rakyat
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Panji Rakyat
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
ADVERTISEMENT
Home Otomotif

Kelemahan Baterai LFP, Jangan Diisi Penuh!

Penulis Raya
28 Agustus 2024
A A
kelemahan baterai LFP

Ilustrasi. (Freepik)

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

JAKARTA, PANJIRAKYAT: Penggunaan baterai jenis lithium iron phosphate atau baterai LFP pada mobil listrik sangat populer dibandingkan nikel, mangan, cobalt (NMC). Baterai ini disebut memiliki keunggulan jarak tempuh yang panjang karena bisa menyimpan daya lebih besar. Namun, studi terbaru telah mengungkapkan kelemahan LFP.

BACAJUGA

Jelang 1 Tahun Memimpin, Prabowo Gencar Bekerja Pantang Libur?

Pantes Royal Enfield Guerrilla 450 Disebut ‘Roadster Tangguh’, Ini Rahasianya!

Baterai LFP juga memiliki keunggulan biaya produksi lebih murah dan tingkat risiko kebakaran yang lebih rendah. Tapi, baterai ini juga memiliki kelemahan yang membuatnya tak lebih baik dari NMC.

Melansir Insideevs, Rabu (28/8/2024), sebuah studi yang dipublikasi Journal Of Electrochemical Society mengungkapkan kelemahan baterai LFP. Studi itu mengungkapkan baterai LFP akan mengalami penurunan kinerja lebih cepat apabila selalu diisi mencapai 100 persen.

Peneliti baterai yang memimpin Jeff Dahn Research Group, Dr Jeff Dahn merupakan salah satu penulis studi ini. Laboratoriumnya telah memainkan peran penting dalam pengembangan baterai NMC untuk Tesla.

ADVERTISEMENT

Produsen baterai terbesar dunia CATL mengumumkan baterai Shenxing Plus LFP yang diklaim dapat menambah jarak tempuh hingga 600 km dalam waktu hanya 10 menit. Namun, studi ini menunjukkan, pengisian penuh baterai LFP dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel baterai secara jangka panjang.

Para peneliti menemukan saat mengisi baterai LFP hingga penuh dapat membuat senyawa berbahaya dalam baterai akibat tegangan tinggi dan panas. Senyawa-senyawa ini dapat terakumulasi pada elektroda negatif, mengonsumsi lithium dan menyebabkan degradasi.

Para peneliti menemukan saat mengisi baterai LFP hingga penuh dapat membuat senyawa berbahaya dalam baterai akibat tegangan tinggi dan panas. Senyawa-senyawa ini dapat terakumulasi pada elektroda negatif, mengonsumsi lithium dan menyebabkan degradasi.

Studi ini juga menemukan hasil bahwa membiarkan baterai LFP dalam keadaan daya rendah dapat membantu memperpanjang masa pakainya. Namun, hasil studi ini bersifat terbatas dan tetap disarankan mengikuti rekomendasi produsen mobil.

Dari hasil temuan disimpulkan meski pengisian penuh baterai LFP dapat memberikan manfaat seperti jarak tempuh lebih jauh, degradasi baterai lebih cepat apabila diisi penuh. Dengan pemakaian normal dan perawatan yang tepat, baterai LFP masih dapat memberikan kinerja yang baik dalam jangka panjang.

Para peneliti menemukan saat mengisi baterai LFP hingga penuh dapat membuat senyawa berbahaya dalam baterai akibat tegangan tinggi dan panas. Senyawa-senyawa ini dapat terakumulasi pada elektroda negatif, mengonsumsi lithium dan menyebabkan degradasi.

BACA JUGA: 11 Indikator Mobil, Penting Bisa Jadi Pengingat Rusak!

Studi ini juga menemukan hasil bahwa membiarkan baterai LFP dalam keadaan daya rendah dapat membantu memperpanjang masa pakainya. Namun, hasil studi ini bersifat terbatas dan tetap disarankan mengikuti rekomendasi produsen mobil.

Dari hasil temuan disimpulkan meski pengisian penuh baterai LFP dapat memberikan manfaat seperti jarak tempuh lebih jauh, degradasi baterai lebih cepat apabila diisi penuh. Dengan pemakaian normal dan perawatan yang tepat, baterai LFP masih dapat memberikan kinerja yang baik dalam jangka panjang.

(Agung)

Tag: Baterai LFPcobaltKelemahan Baterai LFPLFPmangannikel

Artikel Terkait

pajak opsen (2)
Otomotif

Perhitungan Pajak Opsen, Apakah Terlalu Besar?

13 Desember 2024
BBM tahun baru
Otomotif

Harga BBM Tahun Baru 2025, Ada Kenaikan?

1 Januari 2025
subaru forester recall
Otomotif

Gegara Ukuran Velg, Ribuan Unit Subaru Forester Recall!

3 Februari 2025
denda telat ganti plat nomor (2)
Otomotif

Denda Tak Pasang Plat Nomor Kendaraan, Bisa Dipenjara?

5 Oktober 2024
biaya perbaikan bumper
Otomotif

Biaya Perbaikan Bumper, Beda Jenis Mobil Beda Harga?

7 September 2024
yamaha aerox alpha (4)
Otomotif

Ternyata Yamaha Aerox Alpha Ada Unsur Yamaha R1!

21 Desember 2024
Artikel Selanjutnya
bigo live judi online

Budi Arie Peringatkan Bigo Live yang Belum Hapus Konten Judi Online

Artikel Terpopuler

  • kebanyakan makan keju

    Dampak Buruk Kebanyakan Makan Keju, Ngeri Juga!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Cara Fermentasi Black Garlic di Rumah, Anti Gagal!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Daftar Novel Sejarah Tema G30S PKI, Tertuang Tragedi Politik

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mobil Toyota Paling Irit 2024, Ada Punya Anda?

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Awas Situs Ilegal Bikin Rugi, Ini Daftar Lengkap Platform Streaming Legal!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

17 November 2025
Lelang IKN

Otorita IKN Buka Lelang Hunian ASN

17 November 2025
prabowo raja yordania

Ketika Prabowo Ditabur Pujian oleh Raja Yordania

15 November 2025
cita cita gus dur

PKB Sebut Cita-cita Besar Gus Dur Belum Terwujud untuk Bangsa

13 November 2025

Panji Rakyat merupakan portal berita yang hadir sebagai media online dan menjadi sumber referensi informasi terpercaya yang aktual dan berimbang.

Part of:

Informasi Lainnya

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Kontak

  • kontak@panjirakyat.com
© 2022 Panji Rakyat
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle

© 2022 Panji Rakyat