• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 12 September 2026
Panji Rakyat
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Panji Rakyat
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Kasus Dugaan Mark-Up Whoosh Masuk Penyelidikan KPK, Luhut Berpeluang Dipanggil?

Penulis Saepul
28 Oktober 2025
A A
mark-up whoosh

(KCIC)

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

JAKARTA, PANJIRAKYAT: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan, bahwa adanya unsur tindak pidana korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) telah memasuki ke tahap penyelidikan.

BACAJUGA

Otorita IKN Buka Lelang Hunian ASN

Tiga Wamendagri di Tubuh Kementerian, Akankah Kerja Kemendagri Efektif?

Perkembangan perkara, memungkinan pemanggilan sejumlah pihak terkait, termasuk Ketua Komite Kereta Cepat, Luhut Binsar Pandjaitan, untuk dimintai keterangan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Meski begitu, KPK masih enggan membeberkan secara rinci siapa saja pihak yang akan diperiksa dalam proses penyelidikan kasus yang menyita perhatian publik itu.

“Pihak-pihak yang dimintai keterangan siapa saja, materinya apa, memang belum bisa kami sampaikan secara rinci,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya, Selasa (28/10/2025).

ADVERTISEMENT

Budi menegaskan bahwa saat ini KPK tengah fokus untuk mendalami unsur-unsur dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek strategis nasional tersebut.

Pengumuman resmi ini muncul setelah pada 27 Oktober 2025, KPK mengungkapkan bahwa kasus Whoosh sebenarnya sudah masuk tahap penyelidikan sejak awal tahun ini.

Isu dugaan korupsi dalam proyek kereta cepat tersebut mencuat ke publik setelah mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, secara terbuka mengungkap adanya indikasi penggelembungan anggaran (mark up) yang sangat besar dalam proyek tersebut melalui kanal YouTube pribadinya.

“Menurut perhitungan pihak Indonesia, biaya per satu kilometer kereta Whoosh itu 52 juta dolar Amerika Serikat. Akan tetapi, di China sendiri, hitungannya 17-18 juta dolar AS. Naik tiga kali lipat,” kata Mahfud.

Ia juga mempertanyakan ke mana aliran dana dari lonjakan biaya pembangunan tersebut.

“Ini siapa yang menaikkan? Uangnya ke mana? Naik tiga kali lipat. 17 juta dolar AS ya, dolar Amerika nih, bukan rupiah, per kilometernya menjadi 52 juta dolar AS di Indonesia. Nah itu mark up. Harus diteliti siapa yang dulu melakukan ini,” ujarnya.

Pernyataan Mahfud MD kemudian memicu perdebatan publik dan tanggapan dari sejumlah pihak yang terlibat dalam proyek tersebut. Setelah beberapa kali saling berbalas pernyataan di media, Mahfud akhirnya menyatakan kesiapannya untuk memberikan keterangan kepada KPK pada 26 Oktober 2025.

Tak lama setelah itu, KPK merespons dengan mengumumkan secara resmi bahwa kasus dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Whoosh telah resmi naik ke tahap penyelidikan.

(Saepul)

Tag: KPKLuhut Binsar Pandjaitanwhoosh

Artikel Terkait

kantor Ditjen ESDM
Nasional

Kejagung Geledah Kantor Ditjen ESDM, Dugaan Korupsi Terkait Kelangkaan Gas!

11 Februari 2025
agus buntung
Nasional

Jalani Sidang Perdana, Agus Buntung Ngeluh!

16 Januari 2025
Makan Bergizi Gratis
Nasional

Pedagang Kantin Keluhkan Turun Omzet Gegara Program Makan Bergizi Gratis

15 Januari 2025
gubernur bengkulu polantas
Nasional

Gubernur Bengkulu ‘Cosplay Polantas’, Ini Kata KPK

26 November 2024
budi arie judi online
Nasional

Rapor Merah Budi Arie Tangani Judi Online

16 November 2024
upah ump
Nasional

Banyak Perusahaan Tak Bayar Upah Sesuai UMP, Kurang Pengawasan?

22 November 2024
Artikel Selanjutnya
pan purbaya

PAN Kepincut untuk Dijadikan Kader, Purbaya Ogah Politik

Artikel Terpopuler

  • Chatgpt meta ai

    Sebelum Pakai, Kenali Perbedaaan ChatGPT dan META AI!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Megawati Ikut Colek Kasus Kematian Prada Lucky: Sakit Sekali!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Universitas Jenderal Achmad Yani Tawarkan Solusi Bagi Calon Mahasiswa yang Gagal Masuk PTN

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Koster Tolak Ekspansi GRIB Hercules di Bali!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Pegawai KPK Gadungan Disergap, Diduga Peras Orang!

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0

Berita Terbaru

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

Momentum HUT PSI ke-11, Kaesang Tekankan Pembuktian ke Kader untuk Jadi Partai Besar

17 November 2025
Lelang IKN

Otorita IKN Buka Lelang Hunian ASN

17 November 2025
prabowo raja yordania

Ketika Prabowo Ditabur Pujian oleh Raja Yordania

15 November 2025
cita cita gus dur

PKB Sebut Cita-cita Besar Gus Dur Belum Terwujud untuk Bangsa

13 November 2025

Panji Rakyat merupakan portal berita yang hadir sebagai media online dan menjadi sumber referensi informasi terpercaya yang aktual dan berimbang.

Part of:

Informasi Lainnya

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Kontak

  • kontak@panjirakyat.com
© 2022 Panji Rakyat
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Dunia
  • Nasional
  • Politik
  • Otomotif
  • Tekno
  • Lifestyle

© 2022 Panji Rakyat